Pojhien

        Pojhien merupakan salah satu kesenian yang ada di Desa Karang Sengon Kecamatan Klabang Kabupaten Bondowoso. Pendiri kesenian Pojhien adalah Jujuk Mudin yang merupakan teman dari Jujuk Kasim pembabat alas desa Karang Sengon serta pembabat alas desa Blimbing, Singo Ulung. Ketua kesenian Pojhien, bapak Syamsul yang merupakan keturunan langsung Jujuk Mudin menjelaskan bahwa kesenian ini dikhususkan untuk mendoakan masyarakat yang membutuhkan keselamatan. Menurut beliau dahulu pernah terjadi wabah penyakit cacar yang menimpa warga desa, setelah ditanggapkan kesenian Pojhien warga yang sakit akhirnya langsung sembuh seketika itu juga.

       Kesenian Pojhien dimainkan oleh 20 orang. Umumnya ada 3 macam atraksi yang dimainkan dalam Pojhien yaitu panjat bambu, ronjengan, dan gilisan. Selama dipentaskan kesenian ini juga akan diiringi oleh lagu-lagu khusus berbahasa kuno atau yang disebut “pusing” dan dinyanyikan oleh seseorang yang disebut “pawang”. Suharis salah satu anggota kesenian Pojhien menjelaskan bahwa kesenian ini sudah ada sejak dahulu kala sebelum masyarakat Karang Sengon memeluk agama. Jadi meskipun permohonan yang diutarakan lewat kesenian Pojhien tdak sesuai dengan ajaran agama saat ini, hal itu tidaklah menjadi masalah dikarenakan Pojhien adalah salah satu kearifan lokal yang perlu untuk dilestarikan.

Source: Ketua Kesenian Pojhien.

Sesepuh Kesenian Pojhien
Salah satu sesepuh anggota Kesenian Pojhien
Kegiatan latihan rutin Kesenian Pojhien
Pojhien dalam Acara 17 Agustus