Harap Tunggu ....

Change Color

Asal usul Desa Karang Sengon

Asalnya adalah hutan yang paling besar, dimana hutan tersebut ditempati oleh 2 orang yaitu juju’ busra laki-laki dan juju’ busra perempuan. Sedangkan yang memiliki babatan adalah juju’ kasim laki-laki dan juju’ kasim perempuan.  Pak kasim sering melakukan pertapaan di hutan tersebut. Pak Busra memotong kayu sengon yang dijaga oleh macan, dimana macan tersebut sering memangsa hewan peliharaan warga sekitar hutan. Pak busra sudah 3 hari mencoba untuk memotong atau merobohkan kayu sengon tersebut namun tidak bisa. Sementara pak kasim yang pulang dari pertapaan bertemu dengan pak busra dan menanyakan alasan pak busra hendak merobohkan kayu sengon tersebut. Kayu sengon tersebut hendak dirobohkan karena macan yang menjaga kayu dan hutan tersebut meresahkan warga sekitar. Pak kasim yang mengetahui tersebut kemudian menggunakan udeng atau ikat kepala yang dililitkan ke badan pohon sengon dan ilmu yang dimilikinya serta meminta bantuan kepada yang kuasa untuk merobohkan pohon tersebut, maka seketika pohon sengon tersebut roboh dengan akar-akarnya ikut tercabut. Setelah pohon sengon tersebut roboh pak kasim bersama dengan pak busra membuka lahan atau membabat hutan tersebut dengan cara yang sama untuk merobohkan pohon sengon, dimana pak busra berperan untuk memegangi ujung dari udeng sementara pak kasim yang berjalan menyusuri hutan untuk merobohkan pohon, menamakan kawasan baru tersebut dengan nama “Karang Sengon” dengan pak kasim sebagai penguasa karena beliau yang berhasil merobohkan pohon sengon tersebut.

Ada pertanyaan silahkan hubungi kami

Hubungi Kami di (0000) 000 000